Kamis, 29 Juli 2010 | 08:08:40 WARGA KOBA BINGUNG MEMILIH CALON BUPATIformatnews - Bangka Tengah, 28/7: Sejumlah warga Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung mengaku kebingungan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati pada pemilihan umum kepala daerah yang akan dilaksanakan pada 29 Juli 2010."Saya masih bingung besok (29/7) akan memilih calon bupati yang mana, karena tiga pasangan calon memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing," ujar warga Koba, Hilda, di Koba, Rabu. Ia mengatakan, walaupun didera kebingungan, dirinya akan tetap menggunakan hak suaranya dalam pilkada. "Walau masih bingung memilih siapa, namun besok saya tetap gunakan hak suara karena saya ingin ingin menjadi bagian dari pesta demokrasi," katanya. Romli, warga Koba lainnya, juga mengaku kebingungan untuk memilih calon bupati dan wakil bupati. "Saya bingung karena berdasarkan selebaran yang saya baca, masing-masing calon memiliki kelebihan dan kekurangan," katanya. Zul, warga lainnya mengatakan, perang opini antarpasangan calon di media cetak lokal memmengaruhi dirinya dalam penggunaan hak suara. "Saya bingung memilih siapa nantinya karena di koran setiap pihak mengklaim dirinya yang benar dan saling menyalahkan, sehingga menimbulkan pertanyaan siapa yang benar," katanya. Ia mengaku cukup terkejut dengan maraknya opini para pasangan calon bupati dan wakil bupati yang saling menjelekkan pasangan lainnya di media cetak lokal. "Saya kecewa membaca berita tentang perang opini yang saling menjelekkan pasangan lainnya hanya untuk memenangkan pilkada ini," katanya. Menurut dia, seharusnya masyarakat tidak perlu dididik dengan cara-cara penjelekkan pasangan cabup dan cawabup namun dengan pendidikan politik nurani. "Biarkan kami menilai dan memilih dengan hati nurani, tidak perlu di berikan gambaran tentang kejelekkan pasangan lainnya," katanya. Nanda, warga Koba lainnya mengatakan, siapa pun terpilih menjadi bupati dan wakil bupati nantinya dapat berjuang untuk kemakmuran Bangka Tengah. "Bagi saya terserah siapa yang menang namun yang pasti kami membutuhkan pemimpin yang mencintai rakyatnya, memikirkan rakyatnya, tidak hanya memperkaya dirinya sendiri," katanya. *ant* |
