Kamis, 29 Juli 2010 | 10:02:13 POLDA PERIKSA 10 SAKSI KASUS LIFT JATUHformatnews- Jambi, 29/7: Polda Jambi sudah memeriksa sepuluh saksi terkait kasus kecelakaan kerja jatuhnya lift di salah satu bangunan pusat berbelanjaan modern di Kota Jambi yang menelan satu korban tewas dan empat lainnya luka serius."Pascakejadian kecelakaan kerja akhir pekan lalu, tim Sat I Direskrim Polda Jambi sudah memeriksa sepuluh saksi di antaranya dari pihak pemborong pekerjaan, teknisi dan keamanan setempat," kata Kabid Humas Polda Jambi AKBP Alamansyah, di Jambi, Kamis. Untuk sementara hasil dari pemeriksaan tersebut masih belum bisa memastikan siapa orang yang paling bertanggungjawab atas kejadian itu, karena polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polri di Palembang, Sumatera Selatan. "Hasil laboratorium belum bisa diketahui pasti apa penyebab dari kecelakaan kerja tersebut, sehingga polisi belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus itu," kata Almansyah. Dari keterangan saksi-saksi yang sudah diperiksa, polisi masih menduga bahwa kejadian tersebut akibat kelalaian pekerjaan hingga menelan satu orang korban jiwa dan empat orang lainnya mengalami luka-luka di bagian tangan, kaki dan kepala. Kasus kecelakaan kerja tersebut dianggap serius oleh kepolisian, karena ada korban yang meninggal dan korban cedera, saat para pekerja sedang menyelesaikan pembangunan pusat perbelanjaan tersebut dan lift yang digunakan tiba-tiba putus dan terjatuh mengempas ke bawah dari lantai empat bangunan itu. Dalam kejadian tersebut salah satu pekerja bernama Aheng (33) warga Mayang Kota Jambi tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit dan korban mengalami luka cukup serius yakni di bagian kepala dan tubuh akibat alat penderek lift untuk pekerja tersebut putus dan jatuh menimpa korban. Keempat orang pekerja lainnya yang memgalami luka-luka adalah Ade (19) warga Perumahan Garuda Mayang, Mulyadi (18) dan Solihin (21) keduanya warga Kumpeh, Kasang, serta Suheimi (21) warga Beliung. *ant* |
