banner stopnarkoba
1287 KALI DIBACA

Arsanah Merindukan Jendela Rumah Lebih 20-an Tahun

Arsanah Merindukan Jendela Rumah Lebih 20-an Tahun

SICANANG BELAWAN – Arsanah (46) kini bisa merasakan kebahagiaan dan kenyamanan, rumahnya telah selesai dibangun baru oleh Satgas TMMD ke 99 tahun 2017 Kodim 020/BS tidak lebih dari 3 minggu. Kamis, (27/7/2017.

Lebih dari Dua Puluhan tahun wanita berjilbab ini berteduh dibawah atap yang bocor berlindung di dinding yang bolong, menjalani hidup serba kekurangan tanpa keberanian meminta pada sanak keluarga dan jiran tetangga.

Kondisi hidup dibawah garis kemiskinan dialami Arsanah bukan tidak beralasan. Suami pergi tanpa pesan, anakpun tak punya, sementara kerja tergantung hasil tangkapan kepah dan lokan.

Apa daya tenaga seorang perempuan, usiapun sudah tak muda lagi hampir setengah abad membuat tenaga dan kemampuannya menurun disamping kesehatannya yang terkadang terganggu.

Lebih mengharukan lagi bagi Arsanah, Dibalik rasa suka cita dan gembira menerima rumah baru yang sudah selesai dibangun ternyata Arsanah selama ini memimpikan ‘Jendela Rumah’.

“Pak wartawan tolong kesini, ” panggil Arsanah dari dalam rumah dibalik jendela kepada awak media ini Ilyas Nasution, kemudian menghampiri Arsanah yang sedang berdiri melambaikan tangan tanda memanggil.

Selanjutnya arsanah mengatakan bahwa dirinya minta diabadikan dengan foto posisi berdiri dijendela tersebut. “Saya ingin difoto sambil berdiri dijendela ini karena selama ini rumah saya tidak ada jendela. Apabila ingin melihat luar rumah harus menuju pintu saja.” ujar Arsanah polos.

“Ya buk, siap. Eksen buk. Ya. Satu dua tiga.” Ilyas pun menjepret kamera telepon genggam sambil menghitung memberi tanda agar Arsanah yang lugu dan polos memberikan kiss smile dengan memerintahkan ucapkan ‘Buncisss’ sambil mendesis.

Hasil foto lantas ditunjukkan ke wanita pemilik bedah rumah. Kemudian minta agar awak media bersedia mencetak foto tersebut untuk kenang-kenangan dirinya.

Kepolosan dan keluguan seorang Arsanah menggugah hati awak media ini untuk mengabulkan permintaannya. Dan berjanji akan menghantarkan langsung pada Arsanah pada lain kesempatan.

“Hati saya tergugah dan haru atas kepolosan ibu Arsanah, merinding bulu kuduk saya mengingat kepolosannya.” tandas ilyas.   (Ilyas Nasution/Join)

Subscribe

TEGAS BERITA

%d blogger menyukai ini: