GMKI Apresiasi Sikap Vatikan Terhadap Palestina

GMKI Apresiasi Sikap Vatikan Terhadap Palestina
Sahat Sinurat

fnews – Jakarta: Memasuki tahun 2017, masyarakat dunia mendengar kabar baik dari Takhta Suci, dimana pada awal bulan ini, kedutaan besar Palestina dibuka secara resmi di Vatikan. Dibukanya Kedubes Palestina secara resmi di Vatikan menunjukkan sikap Paus Fransiskus yang mengakui negara Palestina dan mendukung kebijakan two state solution sebagai jalan terbaik bagi perdamaian kedua negara.

Menanggapi hal tersebut, PP GMKI memandang kebijakan Vatikan menunjukkan bahwa konflik Israel-Palestina bukanlah konflik agama melainkan persoalan perdamaian dan kedaulatan negara.

Menurut Ketua Umum PP GMKI Sahat Sinurat dalam laman GMKI, semua negara di dunia termasuk Amerika Serikat yang baru melalui proses pergantian kepemimpinan harus tetap berupaya mewujudkan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Sebaiknya negara-negara di dunia, termasuk Amerika Serikat tidak membuat kebijakan politik luar negeri yang bertentangan dengan kebijakan solusi dua negara agar tidak memperkeruh proses diplomasi yang sudah berjalan selama ini.

PBB dan negara-negara anggota harus dapat memastikan dijalankannya Resolusi Dewan Keamanan PBB yang dikeluarkan oleh 15 negara anggota terkait dengan Penghentian Perluasan Pemukiman Israel di tanah Palestina. Resolusi ini penting didukung karena merupakan langkah yang penting untuk mewujudkan tercapainya kebijakan two state solution, jelasnya.

Sahat Sinurat juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Indonesia dengan garis politik luar negerinya seperti yg tertuang di Pembukaan UUD 1945, harus terlibat aktif dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina dengan cara damai.

Dalam hal ini GMKI akan mendukung setiap langkah positif pemerintah yang berkaitan dengan persoalan di Palestina. Kemerdekaan dan perdamaian adalah hak setiap bangsa yang harus kita junjung dan perjuangkan.

Adalah penting bagi masyarakat dunia untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina dengan cara damai. Menjadi hak rakyat Palestina untuk dapat menikmati kemerdekaan dan kedamaian yang hakiki, sehingga pemerintah Palestina dapat fokus memikirkan bagaimana terciptanya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Palestina, tutur Sahat.
en

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan