Kunjungan ke Basis Narkoba di Medan

Kunjungan ke Basis Narkoba di Medan
Kunjungan di Kampung Kubur Medan

fnews – Medan: Masih adanya suara-suara yang menyebutkan dua lokasi yang menjadi basis narkoba di Medan: Kampung Kubur dan beberapa gang di Jalan Mesjid Taufik Medan, masih tetap melakukan transaksi narkoba, membuat beberapa aktifis anti-narkoba turun langsung meninjau ke lapangan, Sabtu (12/8).

Kunjungan ke tempat basis narkoba itu dilakukan Efendy Naibaho, koordinator kunjungan, kepada warga Gang Berigin I, II dan III di Jalan Mesjid Taufik Medan dan Kampung Kubur Medan bersama Freddy E Siahaan Sekjen DPP Rakyat Anti Narkoba (RAN) serta aktifis narkoba Dofu Gaho, Relikhius dan Koko Nofyan Saputra. Turut bersama rombongan kecil ini kepling di Jalan Mesjid Taufik, lurah maupun camat Medan Perjuangan dan dari Polsek Medan Timur serta di Kampung Kubur bersama Sekretaris PAC PDIP Medan Petisah Budi, kepling di Kampung Kubur dan petugas dari Polsek Medan Baru.

Di Jalan Mesjid Taufik, seorang ibu mengeluhkan trauma berkepanjangan masih terasa kepada anak-anaknya jika ada orang yang tidak dikenal apalagi berseragam datang ke wilayah rumahnya, yang diyakini bakal ada penangkapan.

Beberapa ibu lainnya mengharapkan kawasan lingkungan mereka itu benar-benar bersih dari narkoba dan diharapkan pos yang sudah pernah dibangun di depan gang Beringin tersebut dihidupkan kembali dan memerlukan biaya operasional untuk petugas jaga malamnya.

Hal senada terasa sekali di Kampung Kubur, kepling di sana juga mengeluhkan biaya operasional sedang portal yang dibuat di dekat posko PDIP di sana, sudah tidak difungsikan lagi.

Hampir sama dengan di gang Jalan Mesjid Taufik, di Kampung Kubur juga lingkungan rumah penduduk sangat rapat dan berliku sehingga sangat memungkinkan untuk melakukan kegiatan menikmati narkotik di kampung tersebut.

Dari kunjungan yang tentu saja tidak menemui adanya orang yang sedang bernarkoba-ria maupun ber-transaksi narkoba, Efendy Naibaho dan teman-temannya yang akan membentuk Aliansi Rakyat ANTI-nARKOBA, berharap Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Medan segera memperbaiki lingkungan warga di sana, memberikan lapangan kerja yang nyata dan memberikan anggaran operasional bagi aparat desa dan aparat keamanan untuk memperkecil ruang gerak bandar narkobanya.

Ada juga usul yang berkembang, sudah waktunya khusus warga di Kampung Kubur tersebut direlokasi apakah ke rumah susun di Asia Mega Mas Sukaramai yang sedang dibangun atau ke perumnas yang masih kosong seperti yang dilakukan di DKI Jakarta. jn

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan