Presiden Jokowi Tidak Punya Potongan Jadi Otoriter

Presiden Jokowi Tidak Punya Potongan Jadi Otoriter
Dadang-Rusdiana

fnews – Jakarta: Dadang Rusdiana anggota DPR RI dari Fraksi Partai Hanura mengatakan, Presiden Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi tidak punya potongan menjadi otoriter.

Sebelumnya dinilai terlalu sangat humanis malah dituding lembek oleh kalangan oposisi, sekarang mengambil langkah tegas dituduh otoriter.

Presiden secara konstitusi memilki kewenangan subjektifitas menerbitkan Perpu setelah mendapat masukan data dari Badan Intelijen Negara, Polisi, Jaksa Agung, ditengah makin maraknya franchise terorisme lewat dunia maya serta munculnya ormas anti Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI.

Perihal ditolak atau diterimanya Perpu ormas nanti akan dibahas oleh DPR RI setelah masa sidang berikutnya. UU Ormas lama dinilai tak menempatkan pemerintah bisa bergerak cepat dalam menangani ormas transnasional ditengah ideologi asing yang berseliweran setiap hari.

Saya mempertanyakan sikap parpol yang menolak Perpu ormas, padahal tujuannya untuk melindungi mayoritas warga negara kita, tegas Dadang Rusdiana saat jadi narasumber dalam diskusi rutin yang menyoroti legislasi di Gedung DPR RI Jakarta Selasa (18/7/2017).

Erwin Kurai

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan