banner stopnarkoba
1267 KALI DIBACA

Proses Terkuaknya Makanan Basi yang Nyaris Dibagikan ke Jemaah

Proses Terkuaknya Makanan Basi yang Nyaris Dibagikan ke Jemaah

Madinah – 3.400-an Porsi makanan basi nyaris dibagikan ke jemaah haji Indonesia. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahu kondisi makanan itu dan langsung menyetop. Makanan pun akhirnya diganti.

Pengawas Katering Daerah Kerja (Daker) Madinah, Irfansyah, menceritakan, Rabu (9/8), kantor Daker menerima sampel makanan dari PT Bahar Harr. Sesuai prosedur, seperti itulah yang dilakukan penyedia katering. Sebelum mendistribusikan makanan, mereka diwajibkan mengirim sampel ke kantor Daker.

“Lalu saya coba, ternyata sudah basi. Kita langsung koordinasi dengan petugas sektor (pemondokan) agar tidak membagikan makanan tersebut. Alhamdulillah ketahuan dan (makanan) belum didistribusikan,” kata Irfansyah saat melakukan inspeksi mendadak bersama Kepala Seksi Katering Daker Madinah, Iin Kurniawati, dan tim katering ke PT Bahar Harr, Senin (14/8/2017).

Irfansyah juga langsung berkoordinasi dengan PT Bahar Harr. Perwakilan PT Bahar Harr datang ke kantor Daker. Masing-masing pihak sepakat makanan segera diganti.

“Mereka mengganti 3.400-an prosi makanan dalam waktu 3 jam. Itu sudah sampai jemaah. Saya sendiri langsung turun mengawasi distribusi (makanan pengganti) ke jemaah,” urai alumnus Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung ini.

Imbas dari kejadian itu, jadwal makan malam jemaah di 13 kelompok terbang (kloter) molor. Seharusnya pukul 20.00-21.00 Waktu Arab Saudi, jadi pukul 01.00 WAS.

Pemilik PT Bahar Harr, Usman bin Rasyid, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah cepat setelah mendapat masukan dari PPIH Daker Madinah. Dia mengakui pekerjanya belum terlalu menguasai cara memasak dan mengemas makanan.

“Akan kami perbaiki,” kata Usman.

PPIH mengontrak 13 perusahaan penyedia katering untuk jemaah di Madinah. PT Bahar Harr baru dikontrak tahun ini. Mereka menyuplai 12 ribu porsi selama musim haji.
(dtc)

Subscribe

TEGAS BERITA

%d blogger menyukai ini: