banner stopnarkoba
6727 KALI DIBACA

Si Buntung, Sopir Mahir Anggota Komplotan Perampok 2 Kg Emas

Si Buntung, Sopir Mahir Anggota Komplotan Perampok 2 Kg Emas

Pekanbaru – Tangan kanan MA (41) buntung. Tapi, pria ini ternyata ikut dalam komplotan perampok emas 2 kg (sebelumnya ditulis 3 kg emas, tapi diralat oleh Kapolda menjadi 2 kg emas) di Riau.

MA adalah salah satu dari 6 pelaku perampokan emas di Riau. Dari jumlah, 5 pelaku termasuk MA alias buntung ikut tertangkap. Si buntung ini dalam komplotan perampok bersenjata api ini justru berposisi sebagai sopir.

Walau hanya satu tangan, ternyata dia lihai memainkan stir mobil Nissan yang dipergunakan untuk merampok.

“Hebatkan? Tangan satu saja bisa jadi sopir. Kalau mau belajar sopir boleh belajar sama dia,” kata Kapolda Riau, Irjen Nandang dalam ekspos pengungkapan perampokan emas di Mapolda Riau, Rabu (20/12/2017).

Si buntung ini ternyata perampok asal Palembang yang merambah di wilayah Riau bersama teman-temannya. Dia malah baru keluar dari penjara di Bengkalis pada Novemver 2017 juga dalam kasus perampokan. Keluar dari penjara bukannya bertobat, tapi melakukan kembali perampokan.

“Padahal dia itu bersama dua tersangka lainnya baru keluar penjara. Apes saja sekarang dia tertangkap,” kata Nandang.

Dari lima pelaku, tiga bandit ini terpaksa ditembak bagian kakinya. Itu dilakukan dalam upaya melumpuhkan karena memiliki senjata api.

“Ya ditembak, kan mereka bawa senjata. Waktu ditangkap ternyata senjata dititipkan di rekannya satu lagi. Sekarang sudah kita sita senjatanya,” kata Nandang.

Dalam kasus perampokan pedagang ini emas ini terjadi 6 Desember 2017 lalu. Awalnya keterangan para korban kehilangan 3 Kg emas dan uang Rp 160 juta. Namun dalam ekspos ini, menurut Kapolda Riau, hasil rampokan ternyata hanya 2 Kg.

“Bukan 3, tapi hanya 2 kg. Barang hasil rampokan ini mereka jual ke penadah di Kab Kuantan Singingi di Riau, dan sebagian lagi di jual ke pedagang emas di Palembang,” kata Nandang.

Dir Reskrimum Polda Riau, AKBP Hadi Poerwanto menambahkan, dalam komplotan perampokan ini, 5 pelaku dan dua orang penadah. Satu pelaku lainnya, inisial Edy Padang lagi diburu.

“Mereka ini kita tangkap ada yang di Pekanbaru dan sebagian lagi di Palembang. Barang bukti 3 pucuk senpi rakitan bersama amunisi. Ada 340 gram sisa hasil rampokan,” kata Hadi. (dc/red)

Subscribe

TEGAS BERITA

%d blogger menyukai ini: