banner stopnarkoba
1947 KALI DIBACA

Utang Membuat Nyawa Pria ini Melayang

Utang Membuat Nyawa Pria ini Melayang

Jakarta – Nyawa Damianus Egi Tuturon (20), tidak tertolong saat menjalani perawatan medis di Puskemas Bantur, Kabupaten Malang. Warga Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, ini mengalami luka cukup parah akibat dianiaya. Motifnya adalah utang piutang.

“Kami dapatkan laporan kemarin. Pelaku bisa kami amankan semua, ada dua orang,” ujar Kapolsek Bantur AKP Yatmo kepada wartawan, Sabtu (22/4/2017).

Kedua pelaku berinisial ADS alias M (26), warga Desa/Kecamatan Bantur, dan AFR (22), juga beralamatkan sama.

“Sebelum sempat kabur menghilangkan jejak, keduanya dapat kami amankan,” sambung Yatmo.

Ditambahkan Yatmo, dari peristiwa penganiayaan sadis itu. Selain Damianus, satu korban lagi mengalami luka dan kini dalam perawatan medis, yakni Agus Maulana.

Dijelaskan juga, penganiayaan dilatarbelakangi utang piutang. Damianus dituduh memiliki hutang sebesar Rp 300 ribu kepada pelaku. Saat ditagih, korban meminta waktu beberapa hari lagi untuk bisa melunasi.

Kedua tersangka yang dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol, marah dan langsung menganiaya kedua korban dan meninggalkannya dalam kondisi babak belur penuh luka, Selasa (18/4/2017), siang di rumah Damianus di Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur.

Korban mendadak keberadaannya tak diketahui, mengundang curiga keluarga, yang kemudian meminta bantuan warga serta perangkat desa untuk dilakukan pencarian. Orang tua Damianus yang bekerja di Surabaya curiga karena anaknya tak bisa dihubungi.

Baru pada Jumat (21/4/2017), siang, keberadaan korban ditemukan dan langsung dilarikan ke puskesmas setempat.

Sayangnya, hari ini, nyawa korban tak bisa diselamatkan saat menjalani perawatan medis. Kini untuk bahan penyelidikan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan otopsi.

Subscribe

TEGAS BERITA

%d blogger menyukai ini: