banner stopnarkoba
4417 KALI DIBACA

Warga Karang Berombak Banyak tak Masuk BPJS

Warga Karang Berombak Banyak tak Masuk BPJS
Reses II tahun 2016 yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Drs Herri Zulkarnain MSi, di Jalan Karya Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Minggu (19/6).

formatnews I Medan

Persoalan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai dari tidak diterimanya kartu hingga pelayanan yang kurang memuaskan oleh rumah sakit provider masih menjadi keluhan oleh masyarakat Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Keluhan itu terungkap dalam Reses II tahun 2016 yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Drs Herri Zulkarnain MSi, di Jalan Karya Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Minggu (19/6).

Bambang, warga Lingkungan VII, Kelurahan Karang Berombak mempertanyakan bagaimana mendapatkan kartu BPJS, sebab masih banyak warga yang tidak mendapatkannya. “Bagaimana pula mendapatkan bantuan untuk anak sekolah, sebab bantuannya tidak merata,” katanya.

Senada dengan itu Kepala Lingkungan XIII, Maslan Efendi Lubis, mempertanyakan pelayanan BPJS, sebab pasien BPJS terkesan selalu “diterlantarkan” saat berobat oleh rumah sakit.

Sedangkan Kepala Lingkungan XIV, M. Uli SH, mengharapkan agar Kepling dilibatkan dalam melakukan pendataan serta mendistribusikan berbagai bentuk bantuan pemerintah. Sebab, katanya, Kepling merupakan ujung tombak pemerintahan paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Artinya, Kepling-lah yang tahu mana masyarakatnya,” katanya.

Menjawab keluhan warga Camat Medan Barat, Rasyid Ridho Nasution  mengatakan kelengkapan data penerima BPJS, Jamkesmas, Jamkesda dan Medan Sehat ada di Dinas Kesehatan. “Kelengkapan semua data itu ada di Dinas Kesehatan,” katanya.

Sementara, Herri Zulkarnain, tidak menampik kalau Kepling selalu menjadi sasaran kesalahan oleh masyarakat terkait tidak meratanya distribusi kartu BPJS kepada warga yang berhak menerimanya. Sebab, katanya, pendataan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik tanpa melibatkan Kepling. “Makanya kita menyarankan agar Kepling dilibatkan dalam pendataan, sehingga kedepan data itu benar-benar akurat,” katanya.

Selain itu, tambah Herri, pihaknya juga terus memperjuangkan perbaikan draninase dan infrastruktur jalan di wilayah Daerah Pemilihannya (Dapil), sebab kedua komponen itu merupakan hal terpenting dalam percepatan pertumbuhan ekonomi. “Kalau infrastruktur kita baik, maka tidak tertutup kemungkinan roda perekonomian akan baik dan lancar,” katanya.

Sedangkan terkait narkoba, Ketua Fraksi Partai Demokrat ini, meminta aparat Kepolisian untuk secara terus menerus melakukan pemberantasan di wilayah Medan Barat, sebab narkoba telah merusak kaum muda sebagai generasi penerus. “Pemerintah dengan tegas telah menyatakan perang terhadap narkoba, maka kita juga harus demikian dengan menjaga keluarga kita untuk tidak terpengaruh terhadap narkoba,” tandasnya. (rom)

Subscribe

TEGAS BERITA

%d blogger menyukai ini: